Aksesibilitas dan Mobilitas Sebagai Sayap Aviasi

Aviasi.com | 20 Februari 2021

Pesawat Konsep Masa Depan
Foto : Lee Rosario (pixabay.com)

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa industri aviasi membawa dampak yang sangat luas pada industri dan sektor lain dan pada perekenomian dunia.

Sejak dimulainya aviasi komersial pada permulaan tahun 1920 hingga kini, transportasi udara dengan berbagai perkembangan dan evolusi pesawat terbang yang digunakan oleh para maskapai telah menjadi sebuah industri yang menggerakan perekonomian dunia.

Perkembangan Aviasi

Organisasi Aviasi Sipil Dunia atau ICAO mencatat pada tahun 2017 seluruh maskapai didunia telah mengangkut lebih dari 4,1 milyar orang dan jutaan ton kargo dalam 37 penerbangan komersial.

Industri aviasi juga telah menyediakan lebih dari 65 juta pekerjaan di seluruh dunia pada semua sektor yang terdapat pada industri aviasi ini.

Apa yang membuat aviasi menjadi sebuah industri yang begitu besar ?

Aksesibilitas dan mobilitas adalah dua hal yang membuat aviasi ini menjadi industri raksasa saat ini dimana para penggunanya merupakan komunitas terbesar yaitu para air traveler yang membutuhkan akses dan mobilitas.

Dua hal ini yang diperlukan oleh pengguna pada industri aviasi terutama sektor penerbangan seperti maskapai baik yang reguler maupun yang charter atau sewa.

Sebuah perusahaan yang akan membangun sebuah project berlokasi di hutan belantara dan di daratan tinggi misalnya, akan sulit menjangkau tempat tersebut namun kini bisa dijangkau dengan helikopter dan setelah itu membangun airfield yang dapat di daratkan oleh pesawat kecil.

Destinasi wisata yang dahulunya memerlukan waktu tempuh yang lama, kini bisa dijangkau dalam hitungan jam dan bahkan menit sehingga dapat membuat para pelancong bisa lebih lama berada di tempat liburannya dibandingkan waktu tempuhnya.

Tingkat mobilitas yang tinggi dalam dunia usaha membutuhkan moda transportasi yang dapat diandalkan.

Tak terbayangkan dulu jika kini kita bisa berada di medan di pagi hari untuk menghadiri pertemuan disana dan kemudian berada di Bali pada sore harinya untuk menghadiri resepsi pernikahan seorang kolega bisnis.

Ketersedian kursi penerbangan yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan bertambahnya maskapai dan frekwensi penerbangan membuka luas akses ke tempat tempat di dunia serta menjadi andalan bagi yang memiliki mobilitas tinggi.

Angkutan Udara Perkotaan
Foto : Lee Rosario (pixabay.com)

Namun aksesibilitas dan mobilitas yang dipersembahkan oleh industri aviasi ini tidak akan seperti sekarang tanpa adanya perkembangan teknologi dan inovasi.

Pabrikan pesawat di seluruh dunia selalu mempersembahkan produk pesawat terbang yang lebih canggih, lebih memiliki tingkat keselamatan yang lebih tinggi serta memberikan kenyamanan yang tinggi pula.

Fitur fitur seperti navigasi milsanya pada pesawat terbang membuat para pilot dapat lebih mudah mengarahkan pesawatnya ke tujuan yang telah ditetapkan pada rencana penerbangan serta dapat melihat keadaan cuaca terkini.

Inovasi pada kabin interior pun tak dapat dipungkiri dari jaman ke jaman pada semua pesawat komersial yang digunakan oleh semua maskapai.

Teknologi dan inovasi melahirkan pesawat pesawat dengan tingkat efisiensi yang tinggi, pesawat lebih cepat untuk menyingkat waktu, penghematan bahan bakar yang berguna bagi para operator, mesin pesawat yang lebih sedikit memproduksi emisi hingga nol.

Bahan material yang lebih ringan untuk membuat pesawat membuat pesawat dapat lebih bisa terbang jauh, memperluas akses ke tempat tempat yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama.

Aviasi Militer

Aksesibilitas dan mobilitas juga merupkan kunci dari keberhasilan industri aviasi kepada dunia militer dalam menjalankan misi dan operasinya baik tempur maupun non tempur.

Kapal induk yang dibangun sebagai ganti dari kapal perang kini dijadikan sebagai pangkalan udara di lautan bagi pihak militer dalam menjalankan misi dan operasi nya sehingga dapat menekan biaya bila harus memulainya di pangkalan utama mereka di darat.

Ketika bencana alam terjadi, pesawat pesawat yang membawa bantuan berupa logistrik menjadi andalan ketika akses darat rusak dan tidak dapat dilewati oleh kendaraan kendaraan seperti truk dan lainnya.

Perkembangan teknologi juga melahirkan pesawat yang sulit dideteksi oleh radar lawan yaitu stealth serta tersedianya pom bensin di udara berupa pesawat tanker bagi pesawat pesawat yang melakukan penerbangan jarak jauh tanpa harus mendarat di sebuah tempat untuk mengisi bahan bakar.

Pada sektor lainnya seperti bandara juga memainkan peranannya dengan pembangunan bandara di tempat tempat beroperasi nya pesawat terbang serta dengan peningkatan fasilitas yang dapat mengkomodasi peningkatan jumlah penerbangan dan air traveler.

Aviasi di masa mendatang

Aksesibilitas dan mobilitas akan selamanya menjadi dua hal yang sangat diperlukan kehidupan manusia dan seiring dengan berjalannya waktu, aviasi akan selalu hadir disana.

Akan tetapi aksesibilitas dan mobilitas yang hingga kini pada antar kota, negara dan benua, maka di masa mendatang akan justru berada pada perkotaan.

Hal ini disebabkan peningkatan populasi di perkotaan yang diperkirakan akan mengalami lonjakan yang luar biasa.

Badan Perserikatan Bangsa Bangsa atau PBB memprediksi bahwa pada tahun 200 nanti lebih dari 2/3 populasi dunia akan tinggal di perkotaan.

Kepadatan populasi di sebuah kota akan berdampak pada sistem transportasi darat di perkotaan dan bagian dari kota seperti suburb dan lainnya.

Jalan jalan utama penghubung akan menjadi semakin pada serta membuat aksesibilitas dan mobilitas para penduduknya akan mengalami gangguan.

Urban Air Mobility atau mobilitas udara perkotaan lahir sebagai sistem transportasi udara di kota kota besar di masa mendatang.

Para pabrikan pesawat dan perusahaan sejenis telah mengembangkan teknologi dan inovasi untuk menyambut sistem transportasi udara perkotaan ini dengan mengembangkan kendaraan kendaraan yang memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal atau VTOL (Vertical Takeoff and Landing).

Baca juga : Aksesibilitas dan Mobilitas Perkotaan

Sebut saja Airbus, Boeing, Volocopter masih banyak lagi lainnya telah menyiapkan produk produk mereka dengan mengadaptasi VTOL ini seperti pada teknologi drone.

TIdak hanya mengangkut penumpang saja melainkan barang dan kargo yang akan dapat mempermudah akses dan mobilitas penduduk kota di masa mendatang.

Aviasi tidak akan berhenti berkembang dengan terus meningkatnya kebutuhan manusia terhadap akses dan mobilitas.

Dan oleh sebab itu aviasi akan lebih melebarkan sayapnya di semua aspek kehidupan manusia di masa mendatang.