Dampak Internet Pada Transportasi Udara

Aviasi.com 5 Juli 2020

Lahirnya internet juga merubah dunia aviasi dan pariwisata dimana internet tidak hanya menyingkat waktu orang dalam mencari penerbangan akan tetapi juga menyingkat waktu dalam pemesanan tiket.

Aviasi.com
Tangkapan Layar Expedia.com Tahun 1997

Sejak penemuan teknologi World Wide Web atau www sebagai media informasi yang dapat diakses oleh orang melalui jaringan internet pada komputernya, banyak bermunculan website online yang menawarkan pemesanan tiket secara online.

Microsoft adalah salah satunya yang meluncurkan Expedia sebuah website travel agent online pada tahun yang sama saat website Travelocity oleh SABRE didirikan yaitu tahun 1996 serta TravelWeb.com yang diluncurkan pada tahun 1994 yang memberikan informasi tentang direktori hotel pada industri pariwisata.

Reservasi online penerbangan

Dampak perkembangan internet juga menyentuh sistem reservasi dimana pada tahun 1995 dimana perusahaan travel bernama GetThere meluncurkan layanan pemesanan tiket berbasis website pertama pada tahun 1995 dengan website merek yaitu itn.net singkatan dari Internet Travel Network.

GetThere sendiri adalah sebuah perusahaan travel yang telah dibeli oleh SABRE pada bulan Agustus 2000 dan sebagai perusahaan pertama yang memberikan pelayanan pemesanan tiket maskapai pada 5 Juni 1995 dimana mereka melayani pemesanan tiket untuk penerbangan dari San Francisco ke Los Angeles sebagai permulaan.

Para maskapai juga mulai berpikiran untuk memberikan layanan serupa dan inilah yang dilakukan oleh Alaska Air pada tanggal 27 Desember 1995 saat mereka menjadi maskapai pertama di dunia yang melayani pemesanan tiket secara online melalui website mereka.

Alaska Air juga memberikan layanan serupa untuk maskapai yang dikelolanya juga yaitu Horizon Air, dimana pada awal peluncuran, layanan ini hanya dapat diakses melalui browser Netscape dan kemudian untuk jenis browser lainnya pada bulan berikutnya.

Dan kini dapat dikatakan semua maskapai didunia menyediakan layanan pemesanan tiket secara online melalui website resmi mereka kepada para pelanggannya, semua itu berkat teknologi internet.

Perkembangan teknologi internet dalam menyediakan layanan dalam bahasa lokal juga tidak saja mempermudah orang dalam memahami cara untuk memesan tiket atau rencana liburan mereka saja tapi juga membuat para pengelola website baik itu travel agent online dan maskapai meraih lebih banyak lagi pelanggan dan pada akhirnya berdampak pada penghasilan mereka.

Mobile Phone

Kelahiran smartphone dengan sistem operasi IOS dan Android merubah cara orang dalam menghubungkan mereka secara online dimana sebelumnya dilakukan melalui Personal Computer atau Laptop kini dapat dilakukan dalam genggaman tangan dan dapat dilakukan dimana dan kapan saja.

Kini hampir semua orang melakukan pemesanan tiket atau merencanakan liburan mereka melalui smartphone mereka, dan saat mereka harus melakukan perjalanan secara mendadak, mereka hanya cukup melakukan pemesanannya melalui genggaman tangan mereka.

Pelacak Penerbangan

Perkembangan internet juga membuat orang kini dapat melihat secara real time semua penerbangan yang mereka ingin cari, layanan seperti radarbox.com, flightaware.com, flightradar24.com dan masih banyak lagi dengan menggunakan teknologi Automatic dependent surveillance–broadcast (ADS–B)

Teknologi ini membuat kita dapat melacak keberadaan sebuah pesawat dimana alat ini terpasang pada sebuah pesawat dan kemudian mengirimkan data melalui satelit navigasi (seperti GPS) ke Menara Pengawas Penerbangan.

Namun tidak semua pesawat memasang alat ini dalam pesawatnya untuk alasan keamanan seperti pesawat militer dan pesawat kepresidenan dari negara-negara di dunia.

Pada maskapai Kargo, teknologi internet juga membuat orang dapat melacak keberadaan paket yang mereka kirimkan secara real time sejak pertama mereka serahkan kepada maskapai hingga diterimanya paket tersebut kepada pihak/orang sebagai penerima.

Kenormalan Baru

Pada masa mendatang dimana kita akan memasuki era kenormalan baru, kita juga akan melihat perubahan yang akan dilakukan oleh internet pada dunia penerbangan.

Sebuah alat yang dikembangkan oleh perusahaan Parson bernama Touchless Screening Kiosk memungkinkan para pihak yang berkepentingan dalam mencegah penyebaran coronavirus dengan melacak sejarah perjalanan orang sehingga memudahkan dalam melakukan tracing .

Penggunaan alat non sentuh lainnya akan terlihat banyak di bandara pada masa mendatang, pemesanan makanan, snack dan minuman serta barang lainnya melalui aplikasi sepertinya akan menjadi sebuah kebiasaan baru baru kenormalan baru nanti di bandara.

Akan tetapi semua dampak yang diberikan oleh teknologi tidak semuanya bersifat positif, ada juga dari sisi negatif nya yaitu privasi seseorang walau ini menjadi perdebatan panjang yang masih berlangsung di semua negara didunia.

Untuk saat ini mari kita nikmati dulu manfaat yang diberikan oleh teknologi kepada kita dalam melakukan pemesanan tiket dan perencanaan liburan kita ketika pandemi ini berakhir, paling tidak ketika masing-masing dari kita sudah siap untuk melakukan hal tersebut.