Pesawat Angkut Kargo

Pesawat Angkut Kargo

Oleh : Aviasi.com | 19 September 2020

Pesawat Pengangkut

Pesawat Kargo atau angkut adalah pesawat terbang bersayap tetap yang didesain dan dioperasikan untuk mengangkut barang dan jenis kargo lainnya, namun ada waktunya pesawat ini dikonvesikan menjadi pesawat penumpang .

Awal perkembangan dari pesawat kargo ini adalah ketika penerbangan kargo pertama dilakukan untuk mengantar paket berupa sekitar 90 kg sutera untuk pembukaan sebuah toko ritel di kota Columbus, Ohio, Amerika pada tanggal 7 Nopember 1910.

Philip Orin Parmelee, seorang pilot yang memiliki rekor dalam melakukan beberapa penerbangan perdana untuk mendemonstrasikan kemampuan pesawat terbang untuk segala kebutuhan ketika itu, terbang dengan pesawat buatan Wright Bersaudara 'Wright Model B' dari kota Dayton di Ohio Amerika sejauh 104 km ke kota Columbus tersebut.

Pesawat Boeing 747 Dreamlifter
Boeing B-747-8 Dreamlifter (pixabay.com)

Kejadian lain yang dapat dikatakan mengawali perkembangan pesawat kargo ini adalah saat penerbangan surat atau mail dilakukan pada tanggal 18 Februari 1911 ketika Henri Pequet terbang untuk mengantarkan sebanyak 6,500 surat dari Allahabad ke Nain di India dengan pesawat Sommer 1910.

Pesawat ini adalah buatan Roger Sommer dari Perancis dan memiliki mesin dengan 50 tenaga kuda, penerbangan tersebut berhasil dilakukan selama 13 menit.

Sejak itu pula dengan pecahnya Perang Dunia I dan Perang Dunia II, perkembangan pesawat kargo lebih banyak didominasi untuk pihak militer untuk mengangkut personil dan peralatan perang dari pangkalan-pangkalan militer ke medan pertempuran.

Akan tetapi pernah tercatat sebuah pesawat pembom yang digunakan pada Perang Dunia I terbang dari Washington DC ke Chicago untuk mengantar kargo dari Perusahaan Kereta Api Amerika seberat 498 kg, walau pesawat ketika itu sempat harus mendarat darurat di Ohio karena radiator nya membeku.

Perkembangan

Pesawat Kargo digunakan oleh pihak sipil dan militer serta disesuaikan dengan kebutuhannya sehingga pesawat kargo juga mengalami perkembangan dengan bermunculan pesawat kargo dalam berbagai jenis ukuran.

Pengiriman kargo dalam penerbangan sipil biasanya dilakukan dalam penerbangan penumpang namun dengan adanya kebutuhan pengiriman yang terkadang tidak sesuai dengan jadwal penerbangan penumpang, maka banyak pabrikan pesawat yang mulai memproduksinya .

Dalam dunia militer kehadiran pesawat Douglas C-47 Skytrain dan lahirnya pesawat C130 Hercules pada tahun 1954 menandakan perkembangan pesawat kargo atau angkut militer hingga pesawat C-5 Galaxy buatan Lockheed.

Pesawat kargo terbesar hingga kini masih dipegang oleh An-225 Mriya atau pihak Nato menyebutnya dengan 'Cossack', pesawat ini merupakan pesawat besutan dari pabrikan Antonov pada masa Uni Soviet .

Beberapa contoh pesawat kargo sipil mulai dari pesawat dengan baling-baling seperti ATR-72 600F, kemudian dengan ukuran sedang seperti Boeing 737-800 BCF (Boeing Converted Freigher) dan ukuran besar yang pernah ada seperti McDonnell Douglas MD-11 , Boeing 747-400 F.

Pesawat Antonov 225
Antonov AN 225 Mriya

Selain dari kebutuhan angkutan kargo dalam berbagai berat dan ukuran sehingga membuat pesawat kargo dibuat dalam beberapa ukuran juga, terdapat juga pesawat kargo yang didesain untuk mengangkut kargo ekstra besar seperti komponen pesawat dan bahkan mengangkut pesawat ulang alik.

Pesawat An-225 contohnya yang menggendong pesawat ulang alik Uni Soviet yaitu Buran atau pesawat Boeing 747-100 dan 747-100S yang sudah di modifikasi menjadi Boeing SCA (Shuttle Carrier Aircraft) dan digunakan NASA untuk menggendong pesawat ulang alik Amerika.

Kemudian ada pesawat Airbus Beluga (Airbus A300-600ST) yang merupakan modifikasi dari pesawat Airbus A300-600 dan Pesawat Boeing 747-8 yang dimodifikasi menjadi Boeing Dreamlifter, kedua pesawat ini dibuat khusus untuk mengangkut komponen-komponen pesawat dari para pemasoknya dari berbagai daerah dan negara.