Ketika Tugas dan Kewajiban Ibu Rumah Tangga Ikut Liburan

Apakah ada diantara ibu-ibu yang pernah mengalami beberapa hal berikut ini saat liburan bersama keluarga?

Liburan keluarga adalah hal yang paling dinanti oleh para buah hati kita saat mereka libur sekolah dimana mereka dapat menghabiskan waktu bersama dengan kedua orang tuanya dan mendapatkan kualitas waktu.

Akan tetapi banyak saatnya tugas dan kewajiban sehari-hari seorang ibu rumah tangga juga ikut serta dalam liburan keluarga sehingga sang ibu terkadang tidak merasa ada perbedaan antara keseharian dengan waktu saat liburan.

Mulai dari pagi menyiapkan sarapan buat keluarga, menyiapkan kebutuhan buat hati ke sekolah dan suami sebelum ke kantor yang membuat ibu-ibu menjadi yang pertama terbangun di pagi hari.

Ketika liburan, melakukan tugas dan kewajibannya tersebut masih dilakukan oleh seorang ibu, perbedaannya ketika liburan, ibu-ibu hanya membangunkan anak-anak dan suami di pagi hari untuk mengejar sarapan di hotel yang biasanya punya batas waktu serta bersiap untuk tur.

Dan ketika ibu-ibu belum selesai berias diri, telepon pun berdering dan saat diangkat adalah tour operator yang memberitahu bahwa dia sudah di lobi menunggu, seperti dikejar waktu, peran seorang ibu dalam keseharian menjadi sama dengan saat liburan.

Jadi yang liburan itu ibu sebagai ibu rumah tangga atau seorang ibu yang berlibur dengan keluarga?

Ada sebuah guyonan diantara tim kami dimana ada yang mengatakan bahwa suami adalah komandan tapi isteri adalah panglima karena isteri lah yang memberi komando di pagi hari bukan sang komandan yang mungkin masih belum terbangun.

Liburan adalah kualitas waktu

Istilah ini sering terdengar tapi jarang dapat di realisasikan ketika semua itu masih terjadi saat ibu-ibu berlibur bersama keluarga dan ketika setelah melakukan tour selama seharian, rasa letih seorang ibu bisa melebihi dari anggota keluarga yang lain setelah dipagi hari memberi komando kepada mereka, dan ketika pulang dari tour sang buat hati ada yang meminta makan dan seorang ibu tidak akan bisa membiarkan anaknya dengan perut kosong, dan saat letih pun seorang ibu akan mengantarkan atau memesan makanan dari hotel atau membeli di luar.

Keadaan bisa lebih menjengkelkan ketika sang tour operator meminta tambahan pembayaran akibat kita melewati waktu tour kita sehingga pengeluaran ekstra pun tak terhindarkan.

Peran seorang ibu memang tidah pernah bisa berhenti dalam situasi apapun, namun untuk mendapatkan kualitas waktu bersama anak-anak dan suami, seorang ibu juga harus ikut serta dalam berlibur, merasakan kebersamaannya tanpa merasa letih, dan ikut dalam kesenangan yang sedang terjadi saat liburan bersama mereka.

Solusinya adalah dengan mencari paket wisata keluarga premium yaitu sebuah paket yang memang dipersiapkan untuk keluarga dan mengurangi aktivitas seorang ibu yang tidak perlu dilakukan saat liburan.

Personal Chef dan Butler

Paket wisata ini membuat ibu-ibu tidak perlu dibuat tergesa-gesa oleh panggilan telepon masuk di pagi hari dari tour operator yang mengingatkan bahwa saatnya untuk mulai tur, atau saat sang buah hati memerlukan makanan kesukaan mereka, ibu-ibu tidak perlu repot memesan atau pergi keluar, semua itu bisa dilakukan oleh sang tour assistant dan atau personal chef yang memang selalu stand by selama 24 jam untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga selama berlibur dan tidak akan meminta bayaran ektra karena tidak ada batasan waktu dalam satu hari.

Paket wisata keluarga premium akan menyediakan private villa kepada keluarga dimana tidak dibatasin dengan jam sarapan yang biasa berlaku di hotel dan keluar dari kamar untuk bersantap malam di restoran, semua dapat dilakukan di private villa yang disediakan.

Dalam paket wisata keluarga premium ini, para ibu-ibu akan disediakan layanan berupa :.

  • Juru Masak Pribadi

  • Siapapun dan kapanpun anggota keluarga yang merasa lapar, sang juru masak akan selalu siap untuk menyiapkan menu kesukaan kita.Supir dan Tour Assistant Pribadi

  • Ibu-ibu kini yang akan menghubungi supir dan tour assistant ketika semua sudah siap dan bukan sebaliknya sehingga ibu-ibu masih dapat menghabiskan waktu di pagi hari bersama buah hati dan suami.Personal Butler dan Security Guard

Dan ketika buah hati sudah tertidur, jika ibu-ibu ingin berduaan bersama suami melihat suasana di luar hotel, supir pun selalu siap mengantarkan jam berapapun, dan untuk menjaga buah hati ada personal butler atau kepala staf villa serta personal security guard yang selalu siaga 24 jam.


Selain dari itu semua para ibu-ibu dapat memesan dan menjadwalkan menu apa saja yang ingin disediakan setiap harinya serta snack atau makanan kecil yang disukai oleh buah hati sehingga ibu-ibu tidak perlu lagi meluangkan waktu ekstra untuk pergi ke toko kelontongan di siang/sore hari

Menu Makanan Pilihan Pribadi

Konsep ini adalah seperti pindah rumah saat liburan karena para ibu-ibu memiliki staf nya sendiri seperti dalam kesehariannya, dan sebagai panglima, ibu-ibu benar-benar lain ini bisa merasakan liburan sebenarnya karena hanya perlu memberi komando kepada para staf di villa.

Kedengarannya mahal ?

Jawabannya adalah tidak jika para ibu-ibu dapat benar-benar berlibur dengan tidak mengikut sertakan seluruh peran dan kewajibannya sehari-hari sehingga bisa memiliki energi dan waktu yang lebih kepada kelurga saat liburan dibandingkan dengan bila mengikutsertakan seluruh peran dan kewajibannya.

Karena pada akhirnya liburan adalah waktu untuk bersenang-senang, menghabiskan waktu bersama buah hati dan suami, dan mendapatkan waktu yang berkualitas bersama mereka dimana kualitas waktu tersebut tidaklah dapat dipatok dengan harga.

Untuk menikmati layanan ini, ibu-ibu bisa mencoba layanan konsultasi gratis sebelum mencoba nya untuk rencana liburan keluarga saat pandemi telah berakhir, untuk sementara layanan ini hanya tersedia di Bali dan Lombok.