Masih ada 83 Pesawat yang Hilang

Aviasi.com 26 Mei 2020

Photo : aviation-safety.net,

Sebelum lanjut ada baiknya kita memahami arti dari pesawat yang hilang terlebih dahulu sehingga kita dapat benar-benar memahami dari kata 'hilang' disini.

Menurut Badan Penerbangan Sipil Dunia atau ICAO, sebuah pesawat dinyatakan hilang bila tidak ada ditemukan bagian pesawat yang jatuh setelah berakhirnya pencarian secara resmi.

Dengan kata lain jika ada pesawat hilang kontak, jatuh tanpa jejak dan kemudian tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan atau serpihan-serpihan yang menandakan pesawat tersebut setelah dilakukan pencarian secara resmi oleh badan terkait, maka pesawat tersebut dinyatakan hilang, tanpa jejak.

Mulai dari tahun 1948 ada 83 pesawat yang dinyatakan hilang tanpa jejak di seluruh dunia dan pencarian sudah dilakukan oleh otoritas setempat namun tidak dapat menemukan serpihan ataupun tanda-tanda dari keberadaan pesawat-pesawat tersebut.

Dari Pesawat Militer hingga Pesawat Komersial

Dikutip dari website aviation-safety.net, dari 83 pesawat yang hilang tanpa jejak tersebut terdiri dari 26 pesawat penumpang, 19 pesawat kargo, 19 pesawat militer, 29 lainnya jenis lain seperti pesawat pribadi atau charter.

Disebutkan juga bahwa dari 83 pesawat yang hilang tersebut, 59 pesawat hilang di laut dan 25 pesawatnya di darat (hutan dan atau pegunungan).

Daftar ini memberikan kita tanda tanya yang hanya bisa terjawab ketika pesawat-pesawat ini ditemukan, akan tetapi pertanyaan yang mungkin sangat umum dan sederhana adalah apa yang sebenarnya terjadi pada ke 83 pesawat tersebut.

Pesawat Boeing-777 Malaysian Airlines adalah pesawat yang terakhir masuk dalam daftar ini, pesawat dengan nomor penerbangan MH-370 dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing hilang dari radar pada 8 Maret 2014 dan setelah pencarian secara besar-besaran dan terdiri dari beberapa negara termasuk Australia, pesawat tersebut tidak dapat ditemukan keberadaannya.