Gaya Hidup

Gaya Hidup dalam Aviasi dan Pariwisata

Aviasi.com, 7 Maret 2021

Sebelum lebih jauh mengeksplor gaya hidup dalam dunia aviasi dan pariwisata akan lebih baik jika kita melihat dulu arti dari gaya hidup itu sendiri sehingga kita tidak akan keliru dalam memaknai gaya hidup.

Gaya hidup adalah sebuah kebiasaan dalam menjalani kehidupan sehari hari yang bisa berdasarkan oleh beberapa hal yang membuat seseorang menjalani kehidupannya.

Dalam menjaga kesehatan misalnya seseorang bisa menjalani gaya hidup yang sehat dengan melalukan kegiatan yang sehat seperti olah raga dan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat.

Ada pula gaya hidup yang mewah dimana kebiasaan membeli produk yang bermerek atau branded products dalam menjaga prestise atau social cachet nya.

Bagi yang tidak memiiki batasan dalam membelanjakan uangnya, mungkin gaya hidup membeli branded products tersebut tidak masalah namun bagi yang memiliki batas, maka gaya hidup ini justru akan menambah kewajibannya di bank atau kartu kredit.

Dari contoh diatas jelas bahwa gaya hidup tidak mempresentasikan kekayaan atau kemewahan melainkan kebiasaan seseorang dari segala jenis strata dalam menjalani kehidupannya, layaknya sebuah pilihan atau preferensi.

Aviasi dan pariwsata merupakan dua industri yang saling mendukung karena pengguna dari kedua industri ini tidak lain adalah pelancong dan para pelaku bisnis yang memang memilih moda transportasi udara dalam mendukung mobilitasnya.

Private Jet

Foto : Joakim Honkasalo (unsplash.com)

Aviasi

Para pelancong dan pelaku bisnis sebagai pengguna moda transpportasi udara memiliki gaya hidup yang beragam pula dalam menjalani kehidupannya termasuk juga yang berhubungan dengan aviasi dan pariwisata.

Akan tetapi ada sebuah kecenderungan beberapa orang yang melihat gaya hidup pada aviasi dan pariwasata selalu berhubungan pada kemewahan seperti terbang dengan pesawat pribadi atau menginap di hotel yang harga per malamnya bisa hingga puluhan bahkan ratusan juta Rupiah.

Pada satu sisi bisa dibenarkan jika melihat adanya berbagai pilihan kelas dalam setiap maskapai seperti kelas bisnis dan utama yang harga dan fasilitas bisa sesuai dengan gaya hidup mereka yang mewah, kenapa harus memilih private jet ?

Privasi bisa menjadi hal yang melatarbelakangi preferensi mereka mengguna private jet dibanding kelas utama pada maskapai.

Iya, privasi bisa merupakan gaya hidup beberapa orang yang selalu menjaga segala hal yang dijalankan oleh mereka dalam sehari-hari dan khususnya setiap melakukan perjalanan.

Kita bisa mengambil contoh dari seorang public figure atau orang yang super kaya yang tidak ingin kegiatannya di ekspos oleh banyak orang .

Apabila mereka memiliki pesawat pribadi sendiri, hal ini justru memperjelas gaya hidup mereka yang selalu menjaga privasi nya, dan bagi yang menyewa pesawat jet hal ini dengan harga yang jauh lebih tinggi dari kelas utama, harga bukan yang utama dalam menjaga privasi mereka melainkan layanan yang terfokus kepada mereka.

hotel mewah

Pariwisata

Gaya hidup sehat bisa dicerminkan dari seseorang yang selalu mencari paket wisata yang sehat atau lebih sering kita kenal dengan wellness holiday atau Well Being Holiday.

Mereka akan memilih penginapan yang dapat mendekatkan mereka pada alam, menyajikan menu makanan yang sehat dan menawarkan kegiatan yang menyehatkan pula seperti yoga, spa, meditasi dan lainnya.

Bagi yang memiliki gaya hidup menyendiri mungkin akan memilih tempat yang sangat jauh dari keramaian atau seperti private island dalam liburan mereka dengan pilihan kegiatan yang mereka sendiri tentukan.

Layanan terfokus pada gaya hidup memang akan cenderung lebih tinggi harga nya dibanding dengan layanan pada umumnya, namun inilah yang memang mereka cari sesuai dengan gaya hidup yang mereka jalankan dalam kesehariannya.

Gaya hidup bisa memisahkan atau mengkategorikan wisatawan dari sisi pembelanjaan mereka selama berlibur mulai dari yang umum hingga yang ultra high.

Baca Juga : Kemewahan dalam Berlibur

Gaya hidup seseorang dalam pariwisata menciptakan sebuah preferensi yang membutuhkan layanan terfokus dari para pelaku wisata, oleh karena itu beberapa destinasi wisata di berbagai pelosok dunia ada yang dikembangkan memang berdasarkan gaya hidup ini.

Baik dalam dunia aviasi dan pariwisata, gaya hidup dari para penggunanya merupakan strategi dalam menjaring pengguna potensial nya serta mempertahankan penggunanya yang sudah dalam bucket mereka.

Gaya hidup dalam aviasi dan pariwisata tidak hanya mencerminkan kemewahan atau kekayaan namun lebih kepada kebiasaan dari seseorang menjalani aktivitas mereka dalam kesehariannya yang pada akhirnya membentuk niche atau layanan terfokus.

Gaya hidup adalah sebuah preferensi seseorang dari berbagai pilihan cara kita menjalani hidup sehari hari.

Tags: #pariwisata