Dikala Pulau Lebih dari Sekedar Destinasi Wisata

Oleh Aviasi.com | 9 Maret 2021

Pulau Kenawa
Pulau Kenawa (Foto : Aviasi.com)

Pulau adalah sebuah daratan yang terpisah dari daratan utama dan biasanya menjadi tempat atau destinasi liburan bagi para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Pemandangan pantai dan air laut yang bening menjadi daya tarik sendiri di tambah dengan saat dimana matahari terbit dan terbenam yang dapat kita lihat tanpa halangan tembok dan beton seperti yang mungkin kita biasa lihat di tempat kita tinggal.

Pembangunanan penginapan dan restoran serta penunjang lainnya seperti dari sektor ritel menambah kelengkapan sebuah pulau dalam memenuhi kebutuhan para tamunya selama berlibur.

Pada musim libur, sebuah pulau bisa menjadi tempat terpadat di dunia dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung dan bahkan untuk menuju kesana saja sudah sulit karena penuhnya kursi pesawat dan juga kamar kamar penginapan di pulau itu yang semua sudah di pesan.

Kemudian keramaian tersebut berubah ketika tahun lalu Pandemi hadir yang membawa dampak yang sangat luas dan tak terkecuali pada industri aviasi dan pariwisata.

Dan ketika kita semua tidak dapat memprediksi dan hanya bisa berharap Pandemi akan berakhir, rasa rindu kita akan angin pantai dan suasana kelokalan di pulau favorit kita seperti tidak bisa dibendung.

Ya itu karena sebuah bisa cepat menumbuhkan hubungan emosional dengan para tamunya yaitu para wisatawan, pulau bisa menjadi rumah kedua bagi beberapa orang dan tidak hanya sekedar sebuah destinasi wisata.

Pandemi

Keadaan yang melanda kini selama Pandemi pada industri aviasi dan pariwisata tidak saja dirasakan oleh para pelaku pada kedua industri tersebut namun juga para pengguna nya yaitu kita semua sebagai wisatawan atau insan yang selalu membutuhkan waktu dan ruang untuk keluar dari rutinitas sehari hari.

Beberapa pelaku industi aviasi dan pariwisata berusaha untuk mengembalikann tamu tamu kembali dengan berbagai cara dan menerapkan protokol kesehatan, walau pada kenyataannya memang tidak semudah yang dibayangkan dengan ketidakpastian akhir dari pandemi ini.

Pada industri aviasi, beberapa maskapai menawarkan apa yang disebut oleh para kalangan dunia penerbangan sebagai 'flight to Nowhere' yaitu berupa Scenic Flight Tour dimana kita terbang dan mendarat di bandara yang sama untuk melihat keindahan alam dari udara sekaligus melepas rindu bagi yang gemar terbang.

Pada industri pariwisata, beberapa hotel juga menawarkan layanan 'Work From Hotel' dengan menyediakan paket yang tidak saja menawarkan ruang dan waktu untuk berlibur namun juga dapat melakukan pekerjaan dari tempat yang sama.

Pulau Kenawa

Ilustasi Pulau (Foto: Aviasi.com)

Bagaimana dengan Pulau ?

Beberapa kalangan menyebut bahwa Pandemi telah mengakhiri mass tourism yaitu sebuah kondisi dimana sebuah rombongan berjumlah sangat banyak seperti kapal pesiar contohnya.

Hal ini bisa jadi benar melihat sebuah kebiasaan baru yang diciptakan oleh Pandemi ini dalam hal menjaga jarak (social distancing), perubahan cara melihat dan mengantisipasi sebuah kerumunan orang dari sebelum pandemi dan saat ini.

Jika hotel menawarkan tempat untuk berlibur dan bekerja serta menjaga jarak adalah satu hal yang menjadi kebiasaan baru, maka bukanlah sebuah mimpi di siang hari bolong jika pulau bisa menjadi tempat tinggal sementara bagi beberapa dari kita yang ingin berada atau keluar dari tempat atau lingkungan kita sehari hari.

Bagi penulis pribadi, tinggal di kota dengan tingkat kasus yang cukup mengkhawatirkan menciptakan pemikiran adanya keluar dan berada di tempat yang aman dan di saat yang bersamaan dapat melakukan wisata dan melakukan aktivitas kerja sehari hari.

Kenapa di Pulau ?

Pulau merupakan daratan yang tidak seluas dataran utamanya dengan demikian komunitasnya atau penduduknya juga lebih sedikit sehingga jauh dari keramaian dan kermumunan.

Pada awal pandemi di beberapa media berita online menyebutkan daftar negara negara yang belum ada kasus Covid 19 dan kebanyakan dari negara negara tersebut adalah negara kepulauan yang lokasi sangat jauh dari daratan dan benua seperti Kepulauan Solomon , Vanutu, Palau, Samoa, Kepulauan Marshall dan Tuvalu.

Pulau bisa menjadi tempat tinggal dan bekerja sementara dan di waktu bersamaan menjadi tempat destinasi kita untuk melakukan aktivitas layaknya liburan.

Bagi masyarakat lokal sekitar bisa merasakan dampak positif nya dari penyediaan kebutuhan sehari-hari kita seperti makanan dan minuman serta barang kebutuhan sehari-hari lainya seperti laundry dan lainnya.

Bisa juga berupa pulau yang tidak berpenduduk dan kemudan di kembangkan menjadi tempat tinggal sementara bagi yang ingin keluar dari bubble perkotaan atau tempat tinggal sementara namun memerlukan pembangunan fisik bangunan utama dan pendukungnya sehingga dapat memberikan privasi total.

Dan layaknya seperti Pulau Pribadi atau kawasan perhunian di perkotaan, para pengunjung akan melalui proses pengecekan serta penambahan protokol kesehatan sehingga penghuni dari bubble akan terlindungi.

Namun ini hanya sebuah harapan penulis untuk keluar dari bubble perkotaan, bisa jadi menjadi kenyataan dan mungkin saja tetap menjadi sebuah harapan.

Satu hal yang sudah pasti adalah harapan untuk Pandemi segera berakhir, bukan hanya sekedar karena tersedianya vaksin saja tapi juga suatu keadaan atau jaman dengan kebiasaan baru yang lebih ramah dan bertanggungjawab baik kepada alam sekitar dan juga sesama insan manusia.