Lahirnya Pesawat Berbadan Lebar

Oleh Aviasi.com | 4 Februari 20221

Pesawat Lockheed L 1011 Tristar
Pesawat Lockheed L 1011 Tristar Photo : needpix.com

Beberapa pesawat berbadan lebar yang telah menghiasi angkasa beberapa dekade seperti Boeing 747, McDonnell Douglas DC-10 dan Lockheed L-1011 lahir dalam waktu yang saling berdekatan.

Latar belakang dari pengembangan pesawat berbadan lebar tersebut bisa jadi mengacu kepada project CX-HLS atau Cargo Experimental Heavy Logistic Support yaitu project yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Amerika Serikat yang berencana ingin mengembangkan pesawat kargo militer dengan kapasitas besar.

Angkatan Bersenjata Amerika mengingingkan pesawat angkut dengan kemampuan terbang antar benua dan mengangkut lebih besar daripada pesawat angkut yang mereka miliki saat itu yaitu Douglas C-133 Cargomaster dan Lockheed C-141 Starlifter.

Pesawat harus bermesin jet dan berjumlah 6 buah yang menghasilkan konsep CX-4 namun kemudian dirubah menjadi 4 mesin pada tahun 1962 dengan konsep CX-X, studi ini kemudian diserahkan kepada 3 pabrikan yaitu Boeing, Douglas dan Lockheed sedangkan untuk mesinnya kepada General Electric, Pratt & Whitney, dan Curtiss-Wright.

Kemampuan mengangkut kargo yang tertera dalam konsep CX-X ini adalah sebesar 180,000 pound atau sekitar 81,600 kg

Pada bulan Mei 1964 pihak Angkatan Bersenjata Amerika memilih desain yang diajukan oleh Boeing, Lockheed dan Douglas serta General Electric dan Pratt & Whitney untuk pengembangan mesin jet nya.

Lockheed C-5 Galaxy (sumber :USAF)

Pada tanggal 22 Desember 1964 pihak Angkatan Udara Amerika mengumumkan bahwa Lockheed menjadi pemenangnya untuk mengembangkan pesawat angkut CX-HLS ini yang kini kita kenal dengan Lockheed C-5 Galaxy.

Banyak berita yang menyebutkan bahwa pengembangan dari Boeing 747 dilakukan oleh pihak Boeing sebagai pengembangan dari Boeing CX-HLS yang diserahkan kepada pihak Angkatan Udara Amerika, namun berbeda dengan yang dikatakan oleh Joe Sutter, bapak dari Boeing 747 bahwa pengembangan Boeing 747 adalah murni dari awal,

Hal yang menjadi dasar dari berita-berita tersebut adalah adanya kemiripan dari badan pesawat itu sendiri.

Di pihak lain, Douglas yang mengajukan beberapa desain pesawat CX-HLS akhirnya pun mengembangkan pesawat berbadan lebar versi penumpang dengan DC-10 dan dilanjutkan kemudian setelah merger dengan McDonnel pada tahun 1967.

Walau muncul setelah Boeing 747, pesawat DC-10 yang secara resmi diperkenalkan dan terbang pertama kali pada tanggal 19 Agustus 1970.

Lockheed juga mengeluarkan pesawat berbadan lebar dengan Lockheed L-1011 Tristar yang pertama kali terbang pada 16 November, lebih lambat dari Boeing 747 dan McDonnel Douglas DC-10.

Pesawat L-1011 Tristar dapat terbilang kurang populer dikalangan maskapai sehingga pihak Lockheed memutuskan untuk menghentikan produksi untuk sipil tersebut dan lebih kepada pengembangan untuk militer.

Ketiga pesawat berbadan lebar ini dapat dikatakan merupakan bagian dari sejarah CX-HLS ini, namun sepertinya perkembangan pada dunia aviasi sipil komersial terutama pada perkembangan jumlah pengguna transportasi udara saat itu yang sedang meningkat, maka dapat dikatakan pula bahwa pengembangan dari ketiga pesawat berbadan lebar ini lahir juga dari perkembangan yang sedang terjadi.

Hal ini paling tidak dapat dilihat dari lahirnya Boeing 747 dari sebuah permintaan dari Presiden Pan Am akan sebuah pesawat penumpang dengan kapasitas 2 kali lebih dari pesawat jet yang sangat populer saat ini yaitu Boeing 707.